SM Mohamed Idris: 1926-2019

0
152

A tribute by Nizam Mahshar.

Pergilah Bapa;
Rehatlah,
Telah bertahun lelah kau itu,
Aku tahu kau takkan berhenti,
Hingga masanya, DIA menjemput kau kembali,


Timbunan buku yang berserakan,
Di meja, kerusi rotan, katil, memenuh ruang,
Majalah dari Selatan ke timur,
Keratan-keratan akhbar yang kau selak satu demi satu,
Dan teriakanmu, manusia ini lalai dan hina !


Kami terbina, bukan dari kertas2 akademik yang kering tak bersuara,
Bukan dari helaian falsafah yang tidak mampu berbicara pada manusia,
Atau dari kata-kata agama yang gagal menyedarkan dari alpa,
Atau teori sains dan ekonomi yang miskin budinya,
Atau kegagahan, panggil dan gelar yang kau benci selamanya,


Namun; kami ini terbina,
Melihat kegigihanmu yang tak pernah lelah leka,
Melihat kesederhaanmu dengan Dhoti dan songkok, penuh mulia,
Dengan ketajaman akalmu, membedah kecuaian sains dan kerakusan tamak manusia,
Dan kamu tidak tunduk pada kesombongan, kebodohan dan kepura-puraan segala,
Prinsip, tidak terbeli dengan apa-apa-apa harga,


Di katil sakitmu, kau masih terus berbicara,
Tentang Ramadhan yang dilacur muslim semuanya,
Dikalah nafsu dengan pembaziran yang gila,
Puasa, tidak mengajar kita bersederhana,
Namun keras mengajar kita, menjadi lebih haloba,


Dari Palestina ke Pattani,
Nelayan, Petani ke Hutan Rimba,
Perubahan Iklim, Ulu Muda ke pestisida,
Produk haram ke teknologi gila,
Kucing, anjing ke budaya materialisma,
TPPA, WTO ke budaya bergantung,
Tambak laut, tarah bukit ke bahaya gula,
Semua kau gegarkan,
Membangun, hati yang mati,
Dan akal yang buta,


Tak dapat kutahan airmata ini mengalir,
Akukan merinduimu bapa,
Dan begitu juga ribuan pejuang yang kau lahirkan,
Legasi yang pastinya kami teruskan,
CAP, SAM, TWN, Utusan Pengguna dan ribuan perjuangan,
READ MORE:  Tribute to a true Malaysian champion – SM Mohamed Idris



Terima kasih bapa,
Rehatlah, pergi mengadap yang Esa,
Tugasmu telah selesai dengan tinggi wibawa,
Pahalamu bersambungan pada generasi seterusnya,
Pak Derih, Uncle Idris,
Kamu tidak mati dihati kami,
Akan kekal abadi selamanya.


Nizam Mahshar
Rose Avenue, Pulau Pinang
17 Mei 2019
Thanks for dropping by! Apart from the views expressed in Aliran's media statements and the NGO statements we have endorsed, the opinions in other pieces published here do not necessarily reflect Aliran's official position.

Our voluntary writers work hard to keep these articles free for all to read. But we do need funds to support our struggle for Justice, Freedom and Solidarity. To maintain our editorial independence, we do not carry any advertisements; nor do we accept funding from dubious sources. If everyone reading this was to make a donation, our fundraising target for the year would be achieved within a week. So please consider making a donation of whatever amount you can afford to sustain Aliran. Please make payments to Persatuan Aliran Kesedaran Negara, CIMB Bank account number 8004240948.

And why not become an Aliran member or subscribe to our FREE newsletters.

Join the conversation

avatar
750
  Subscribe  
Notify of